September 18, 2017
  • Homepage
  • >
  • Culinary
  • >
  • Sering Makan Bakso? Yuk, Ketahui Makanan “Legendaris” Ini Lebih Dalam

Sering Makan Bakso? Yuk, Ketahui Makanan “Legendaris” Ini Lebih Dalam

  • by Opa Maria
  • 8 Months ago
  • Comments Off

Kamu pasti suka memakan bakso. Namun, tahukah kamu sejarah terciptanya bakso? Nah, pada kesempatan kali ini saya akan memberitahukan kepada kamu mengenai bakso yang sering kita nikmati. Penasara? Langsung saja liat ulasannya dibawah ini.

Pengertian

Bakso atau baso adalah jenis bola daging yang lazim ditemukan pada masakan Indonesia. Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga bakso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang bahkan daging kerbau. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur dan ditaburi bawang goreng dan seledri.

Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia, dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Berbagai jenis bakso sekarang banyak ditawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan ataupun mal-mal. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mi goreng, nasi goreng, atau cap cai.

 

Menurut KBBI, bakso adalah makanan terbuat dari daging, udang, ikan yang dicincang dan dilumatkan bersama tepung kanji dan putih telur, biasanya dibentuk bulat-bulat. Bakso atau baso adalah jenis bola daging yang lazim ditemukan pada masakan Indonesia.

Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga bakso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang bahkan daging kerbau. Umumnya masyarakat Indonesia memanggilnya dengan sebutan bakso, namun kebanyakan orang Sunda menyebutnya baso.

Sejarah

Pada awal abad ke 17 saat akhir Dinasti Ming, disebuah desa kecil bernama Fuzhou hiduplah seorang pria bernama Meng Bo. Dia adalah orang yang amat berbakti pada kedua orang tuanya. Meng Bo tinggal berdua hanya dengan Sang Ibu. Kondisi ibunya yang sudah mulai tua menyebabkan tidak dapat makan makanan yang keras lagi, termasuk daging. Karena giginya sudah mulai rapuh dan tanggal.

Meng Bo yang mengetahui jika ibunya gemar makan daging menjadi sedih melihat kondisi seperti ini. Dia pun bingung memikirkan berbagai cara bagaimana dapat mengolah daging agar bisa dimakan oleh ibunya. Suatu ketika Meng Bo melihat tetangganya menumbuk beras ketan untuk dijadikan kue mochi. Dari sinilah muncul sebuah ide.

Meng Bo mengambil daging yang ada di dapur dan menumbuk daging tersebut dengan cara sama seperti yang dilakukan tetangganya dalam membuat mochi. Setelah daging empuk, Meng Bo membentuknya menjadi bulatan-bulatan kecil sehingga ibunya dapat memakannya dengan mudah. Setelah bulatan kecil terbentuk, kemudian ia merebus adonan itu hingga tercium aroma daging yang lezat.

Meng Bo menyajikan bakso itu kepada ibunya. Sang ibu merasa gembira karena tidak hanya mudah dimakan, tapi rasanya juga begitu lezat. Meng Bo sangat senang melihat ibunya dapat makan daging lagi. Kisah Meng Bo yang begitu berbakti pada ibunya serta resep baksonya cepat menyebar ke seluruh kota Fuzhou. Konon dari sinilah akhirnya penduduk berdatangan untuk belajar membuat bakso lezat pada Meng Bo.

Banyak yang mengira jika bakso adalah makanan khas Indonesia, padahal sebenarnya asal muasal bakso adalah dari Tionghoa, meskipun demikian tetap saja makanan ini menjadi salah satu favorit sejuta umat. Kata bakso sendiri terdiri dari dua kata. Dalam bahasa hokian, “bak” berarti babi sedang “so” makanan. Jadi, bakso adalah olahan makanan dari daging babi.

Karena di Indonesia sendiri mayoritas penduduknya muslim, jadi bakso sendiri diolah menggunakan daging sapi, ikan ataupun udang.

Variasi

Berikut ini beberapa variasi yang ada pada bakso:

Bakso Urat

Bakso urat adalah salah satu kreasi bakso sapi yang memiliki tekstur lebih kasar sekaligus lebih gurih. Dibanding bakso sapi yang halus dan mulus, banyak orang lebih memilih bakso urat karena rasanya yang lebih enak.

Nama bakso urat adalah nama yang diambil dari salah satu bagian sapi yang dijadikan bahan untuk membuat bakso ini. Yah, jika biasanya bakso menggunakan daging sapi, bakso urat perlu menambahkan urat agar teksturnya lebih kasar.

Berikut adalah 3 bagian sapi yang biasa dijadikan bahan membuat bakso yang perlu adan tahu:

Topside

Topside adalah bagian kaki sapi bagian belakang. Bagian ini bentuknya ramping dan cukup lembut sehingga dalam waktu singkat saja mudah matang ketika diolah. Oleh karenanya, topside sangat cocok untuk bahan baku bakso sapi dan masakan lain karena proses masaknya yang lebih cepat.

Tetelan

Tetelan daging sapi biasanya terdiri dari daging-daging yang melekat pada tulang. Tetelan memiliki serat otot yang kenyal dan bagian inilah yang cocok untuk dijadikan bahan baku bakso urat. Tidak hanya bakso urat, berbagai masakan lain yang sengaja ingin tekstur kenyal sangat cocok menggunakan tetelan.

Bagian Kaki Atas (Shank)

Kaki sapi biasanya terdiri dari daging yang membalut tulang kering. Tulang kering sering direbus untuk menghasilkan kaldu sapi untuk bahan kuah bakso. Di dalamnya, terdapat sumsum yang sangat lezat, sering disebut dengan sengkel.

Dibanding dengan merebus bagian lain dari sapi, kaldu hasil rebusan bagian kaki ini dijamin lebih gurih. Daging yang menempel pada tulang kering juga menghasilkan lemak yang membuat tekstur bakso lebih lembut.

Bakso Gepeng

Umumnya bakso memang bentuknya bulat, namun apa jadinya jika ada bakso berbentuk gepeng? Bakso Gepeng jadi salah satu inovasi selanjutnya dari kuliner yang terbuat dari daging sapi dan kuah kaldu ini. Sesuai namanya, bakso gepeng memiliki bentuk pipih dengan tekstur yang lembut, ditambah kuah kaldu yang nikmat.

Bakso Ikan

Bakso ikan merupakan bakso yang mulai digemari oleh masyarakat, karena bahan baku pembuatannya yaitu daging Ikan selain halal juga telah umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Bakso ikan terkenal dengan aromanya yang khas. Bakso ikan paling enak dinikmati. Jenis ikan yang bagus adalah ikan yang memiliki duri menyebar dan mudah dikeluarkan durinnya, serta yang memiliki serat yang banyak. Contoh ikan yang bagus untuk diolah menjadi bakso adalah ikan tenggiri, ikan kakap, ikan tuna.

Bakso Udang

Bakso udang adalah bakso yang terbuat dari udang. Udang dari hewan laut ini dapat diolah menjadi makanan seafood bakso dengan proses pembuatan yang tidak begitu kompleks. Dalam pembuatannya, udang ini harus di kupas terlebih dahulu kulitnya dan didunakan hanya bagian badannya saja. Sedangkan kepala, ekod dan kulitnya dicampurkan ke dalam rebusan untuk kuahnya nanti.

Bakso Malang

Bakso merupakan salah satu ikon kuliner di Malang yang sangat dikenal berbagai kalangan masyarakat di nusantara, khususnya warga Malang. Layaknya primadona, wisata kuliner Malang ini banyak dijajakan di berbagai kota mulai dari pedagang kaki lima, kios, warung, depot, bahkan restoran. Sehingga wisata Kuliner Malang yakni Bakso Malang tidak sulit dicari. Sajian bakso Malang juga sudah mulai dikreasikan hingga memiliki ciri khas sendiri untuk menarik minat pembeli.

Bakso Malang sendiri terdiri aneka bakso, pangsit isi, tahu, mi, bihun dan siomay. Anda juga bisa memilih dan mengombinasikan isi mangkuk wisata kuliner Malang ini sesuai dengan selera. Tanpa disadari, hal tersebut membuat pengalaman makan Bakso Malang menjadi menyenangkan.

Bakso Karimunjawa

Bakso karimun jaya adalah bakso ikan ekor kuning, masakan khas Jepara tepatnya dari daerah Kepulauan Karimunjawa. Para wisatawan baik domestik maupun mancanegara sangat menggemari bakso ikan ekor kuning. Bakso tersebut berbahan dasar dari daging ikan ekor kuning yang di tangkap di perairan kepulauan Karimunjawa. Sepintas tak ada yang berbeda dari bakso ikan ekor kuning, bentuknya sama seperti bakso pada umumnya, di sajikan dengan campuran mie kuning dan bihun beserta sayuran.

Namun setelah di rasakan akan terasa perbedaannya dengan bakso lainnya, baksonya terasa agak kenyal, gurih dan tidak ada rasa amis sedikit pun meskipun terbuat dari ikan. Selain rasanya yang lezat harganya juga cukup murah, tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk bisa menikmati bakso ikan ekor kuning, cukup dengan mengeluarkan kocek tujuh ribu rupiah sudah mengenyangkan perut dengan seporsi bakso ikan ekor kuning.

Bakso Solo dan Bakso Wonogiri

Hidangan bakso yang berasal dari Solo dan Wonogiri, bentuknya lebih kecil dari bakso Malang dan tidak selengkap bakso Malang. Tetapi bakso Solo dan Wonogiri memiliki rasa khas sapi yang kuat. Bakso Solo dan Wonogiri terdapat campuran irisan daging sapi atau tetelan. Pedagang bakso Wonogiri yang terkenal adalah Ki Ageng Widyanto Suryo pemilik Bakso Lapangan Senayan.

Bakso Keju

 

Bakso ini merupakan bakso resep baru, isi bakso ini bukanlah telur, melainkan keju. Rasa dari bakso isi keju ini pun sangat nikmat dan lezat.

Bakso Bakar

Bakso bakar adalah bakso yang diolesi bumbu khusus dan dibakar langsung (tanpa arang) dan disediakan bersama potongan ketupat dan kuah kaldu yang hangat dan bumbu kacang. Biasanya bumbu oles sebelum dibakar merupakan salah satu yang menentukan enak atau tidaknya bakso bakar.

Bakso Kerikil

Bakso yang satu ini sebenarnya sama dengan bakso-bakso pada umumnya, namun ukuran bakso ini lebih kecil hingga disebut bakso kerikil.

Bakso Balungan

Bakso Balungan adalah salah satu jenis masakan bakso yang menambahkan balungan (“tulang” bahasa Jawa) di dalam menyajikannya. Bakso Balungan merupakan salah satu kuliner khas dari Jawa Tengah. Pada mulanya Bakso balungan ini muncul dari bisnis soto kerbau yang menjadi ciri khas soto di kawasan Demak, Kudus, Pati, dan sekitarnya. Kalau daging kerbau banyak dipakai untuk soto dan rawon, tulangnya dimanfaatkan untuk campuran bakso.

Dinamai bakso balungan (tulang) karena bakso yang disajikan tidak melulu hanya bakso, gulungan daging giling yang diberi kuah. Bakso yang satu ini dikompliti dengan potongan tulang-tulang yang masih berbalut irisan daging. Kenikmatan bakso balungan bukan terletak pada bakso itu sendiri, melainkan cara menikmati dan menggerogoti serpihan daging pada potongan tulang inilah yang mengasyikan sehingga sering kali membuat penikmat bakso ketagihan.

Sensasi waktu makan sambil mencari daging yang masih menempel di sisi tulang yang di sajikan, jika beruntung akan mendapatkan sumsum dari dalam tulang.

Bakso Unyil

Jika mendengar namanya, bakso unyil ini banyak yang akan menerka bahwa baksonya pasti kecil-kecil. Tetapi jangan salah, 1 mangkuk baksonya bisa membuat perut sangat kenyang karena terdiri dari 4 baso kecil dan 1 bakso gede disertai dengan tahu dan tetelan. Mempertahankan rasanya yang kenyal dan gurih, serta bakso uratnya yang sangat terasa daging sapinya membuat bisnis ini banyak digandrungi konsumen. Kualitas rasa inilah yang mampu membuatnya bertahan dari tahun 1996 hingga saat ini.

Bakso Tahu Goreng atau Batagor

Batagor adalah jajanan khas Bandung yang mengadaptasi gaya Tionghoa-Indonesia dan kini sudah dikenal hampir di seluruh wilayah Indonesia. Secara umum, jajanan ini dibuat dari tahu yang dilembutkan diisi adonan berbahan Ikan tenggiri dan tepung tapioka lalu dibentuk menyerupai bola dengan digoreng dalam minyak panas selama beberapa menit hingga matang. Variasi lainnya yaitu siomay yang digoreng dan dihidangkan dengan batagor ditambah dengan bumbu kacang, kecap manis, sambal, dan air perasan jeruk nipis sebagai pelengkap.

Tips: Cara Membuat Bakso

Membuat bakso tidaklah sulit, namun butuh kegigihan untuk mendapatkan cita rasa yang pas. Berikut bahan dan cara membuat bakso.

Di bawah ini adalah cara untuk membuat bakso daging sapi.

Bahan utama bakso daging sapi

  • Daging sapi : 1 kg. Disarankan pilih daging sapi bagian paha
  • Bumbu bakso sapi
  • Tepung tapioka : 300 gram
  • Bawang putih : 7 siung ukuran besar
  • Garam : 2 sendok makan
  • Telor ayam : 2 butir

Cara membuat bakso daging sapi

Perlu diketahui bahwa anda tidak perlu menggiling daging sapi sendiri saat membuat bakso. Sehingga saat anda berangkat dari rumah hanya membawa bahan bumbu bakso saja, seperti : tepung tapioka, bawang putih, garam, dan telur ayam. Dan sebaiknya anda pergi ke pasar pagi pagi sekali untuk membeli daging sapi dan sekalian digiling di sana.

  • Pergi ke tempat penggilingan daging
  • Ambil wadah plastik dan tempatkan daging sapi dan semua bumbunya di sana, jangan lupa pecahkan dahulu telurnya. Lantas antri menunggu giliran karena di sana juga cukup banyak para penjual bakso yang akan menggiling daging.
  • Setelah selesai menggiling daging, maka segeralah pulang dan melakukan pencetakan bakso.
  • Saya anggap sekarang anda telah sampai di rumah.
  • Ambil panci cukup besar dan isi dengan sekitar ¾ panci, kemudian rebus hingga mendidih, lantas angkat.
  • Tempatkan dahulu daging giling dalam wadah dan cukup.
  • Sekarang ambil sedikit daging giling dan tangan lainnya memegang sendok.
  • Kemudian bulatkan dan ambil dengan sendok, kemudian masukkan dalam air panas.
  • Jika panci telah penuh, silahkan ambil panci lainnya dan isi lagi dengan air panas.
  • Ulangi hingga semua daging giling habis.
  • Nah, sekarang proses pematangan. Rebus kembali panci yang berisi bakso tadi hingga mendidih dan semua bakso mengambang. Bakso yang mengambang tadi menjadi tanda kalau bakso anda telah matang.

Pada tahap berikutnya, yuk mencoba membuat kuah bakso yang enak dan sedap. Siapkan dahulu bumbu bumbu kuah bakso yang diperlukan.

Bumbu kuah bakso

  • Bawang putih : 10 siung ukuran besar
  • Garam : ± 2 sendok makan
  • Merica bubuk : ± ½ sendok teh
  • Penyedap rasa : secukupnya
  • Air bersih : ± 2 liter
  • Tetelan : ± ¼ kg
  • Tulang kaki sapi : 1 buah
  • Daun bawang : 3 lembar, potong potong sekitar 1 cm

Cara membuat kuah bakso

  • Rebus air dalam panci yang cukup besarnya
  • Masukkan tetelan dan tulang sapi dan rebus hingga mendidih
  • Uleg ( haluskan ) 7 bawang putih dan garam, kemudian masukkan dalam air rebusan.
  • Sementara 3 bawang putih sisanya iris tipis tipis dan goreng
  • Masukkan juga merica bubuk, aduk aduk dan cicipi, untuk menyempurnakan tambahkan penyedap rasa atau ganti dengan royco secukupnya.
  • Setelah cita rasa kuah bakso sesuai tambahkan daun bawang, tungu hingga mendidih beberapa saat, kemudian tambah dengan bawang goreng sambil remas.

Nah, itulah pembahasan lengkap mengenai bakso. Sekarang kamu sudah mengerti bukan mengenai bakso? Nah, jika kamu ingin membuat bakso sendiri dirumah, kamu bisa mengikut caranya seperti yang ada diatas. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Selamat membaca dan selamat mencoba.

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
Previous «
Next »