September 11, 2017

Pengetian Dan Sejarah Lengkap Kapal Selam

  • by Opa Maria
  • 1 year ago
  • Comments Off

Hallo guys, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang kapal selam. Pengertian, sejarah, dan sebagainya. Penasaran? Langsung saja liat dibawah ini.

Pengertian

Kapal selam adalah kapal yang bergerak di bawah permukaan air, umumnya digunakan untuk tujuan dan kepentingan militer. Sebagian besar Angkatan Laut memiliki dan mengoperasikan kapal selam sekalipun jumlah dan populasinya masing-masing negara berbeda. Selain digunakan untuk kepentingan militer, kapal selam juga digunakan untuk ilmu pengetahuan laut dan air tawar dan untuk bertugas di kedalaman yang tidak sesuai untuk penyelam manusia.

Jerman memiliki kapal selam yang populer dengan sebutan U-Boat yang merupakan ringkasan bagi Unterseeboot, mulai ditugaskan dalam Perang Dunia I sebagai sistem senjata yang mematikan bagi Angkatan Laut lawan terlebih-lebih pada Perang Dunia II. Sehingga terkenal dengan sebutan U-Class. Selain Jerman, negara yang populer menggunakan kapal selam sebagai kekuatan utama Angkatan Laut adalah Uni Soviet/Rusia

Meskipun kapal selam mengapung dengan mudah, kapal itu mampu menyelam ke dasar samudra dan tetap berada di situ sampai berbulan-bulan lamanya. Rahasianya terletak pada konstruksi khas dinding rangkap kapal tersebut.

Ruang-ruang khusus kedap air (atau tangki pemberat) antara dinding luar dan dinding dalam dapat diisi air laut sehingga meningkatkan bobot keseluruhan dan menguranig kemampuan mengapungnya. Dengan dorongan baling-baling ke depan dan pengarahan bilah kemudi datar ke bawah, kapal itu menyelam.

Dinding dalam dari baja mampu menahan tekanan luar biasa di keadalaman. Setelah berada di dalam air, kapal mempertahankan posisinya dengan bantuan tangki-tangki pemberat sepanjang lunasnya. Untuk naik ke permukaan, kapal selam mengeluarkan air dari tangki pemberat. Periskop, radar, sonar, dan jaringan satelit merupakan alat navigasi utama kala selam.

Selagi mengapung di permukaan, sebuah kapal selam dikatakan berdaya apung positif. Tangki-tangki pemberatnya hampir tak berisi air. Selagi menyelam, kapal memeroleh daya apung negatif karena udara di tangki pemberat dikeluarkan melalui katup udara untuk digantikan air yang masuk melalui lubang penggenang. Untuk melaju pada suatu kedalaman yang ajek, kapal selam menggunakan suatu teknik penyeimbang dengan apa yang disebut daya apung netral.

Dalam teknik ini, udara bertekanan dipompakan masuk tangki pemberat secukupnya dan lubang penggenangnya dibiarkan terbuka. Untuk naik ke permukaan, udara bertekanan yang dibawa di kapal dipompakan masuk tangki pemberat, sehingga airnya keluar.

Kapal selam yang paling canggih membuat air tawar sendiri dari air laut. Ada pula cadangan udara yang dihasilkan dengan elektrolisis, suatu proses yang membebaskan oksigen dari air tawar.

Ketika berada dekat permukaan, kapal selam dapat mengambil udara dan melepaskan gas buang melalui snorkel tertutup yang membuka di atas muka air. Selain periskop, antena radio, dan tiang-tiang lainnya, beberapa snorkel menyembul di bangunan atas, atau menara komando.

Udara dipantau setiap hari untuk menjamin agar kadar oksigennya mencukupi. Udara juga disalurkan lewat saringan yang menyingkirkan segala kotoran. Gas buang keluar melalui pipa terpisah.

Sejarah

Para ilmuwan di Eropa pada masa silam, telah mulai memikirkan bagaimana membuat kapal yang dapat menyelam dan muncul kembali ke permukaan dengan dikendalikan sesuai keinginan orang yang menggunakannya. Kapal tersebut nantinya akan digunakan untuk kepentingan peperangan maupun sekedar mengamati kehidupan di dalam laut. Berawal dari ide tersebut kapal selam mulai dikembangkan. Berikut ini adalah ulasan singkatnya.

Pada tahun 1465 seorang penemu bernama Keyser dari Nuremberg, Jerman dilaporkan sudah mampu merancang sebuah perahu yang dapat menyelam dalam air. Lalu pada tahun 1578 seorang ahli matematika bernama William Bourne, merancang sebuah kapal yang dilapisi oleh kulit kedap air.

Karena waktu itu belum dikenal adanya mesin, maka kapal ini bergerak menggunakan dayung serta dilengkapi dengan tangki-tangki yang dapat diisi air dan di kosongkan lagi agar kapal dapat mengapung. Namun sayangnya rancangan ini tidak diwujudkan secara nyata, melainkan hanya di tuangkan dalam buku Inventions of Devices.

Kemudian pada tahun 1620, Cornelis Drebbel, membuat kapal selam yang berbentuk seperti dua perahu yang di susun dan di tutup dengan kulit agar kedap air. Kapal ini berhasil menyelam sedalam 360 sampai 450 cm dengan didayung oleh 12 orang. Lubang-lubang dayungannya juga dibuat sedemikian rupa sehingga tidak kemasukan air.

Pada tahun 1680 Giovanni Alfonso Borelli dari Italia juga merancang kapal selam yang digerakkan dengan dayung dan memakai kantung-kantung pengapung dari kulit kambing. Namun rancangan itu baru terwujud ketika Nethaniel Symons meniru rancangan Borelli pada tahun 1747 dan mengujinya di Sungai Themes. Kapal ini mampu bertahan di dalam air selama 45 menit.

Pada tahun 1775, David Bushnell membuat sebuah kapal selam yang diberi nama Turtle (Penyu). Kapal selam ciptaannya berbentuk seperti telur dan terbuat dari kayu. Kapal selam yang digerakkan menggunakan mesin uap mulai ditemukan oleh Robert Fulton pada tahun 1799. Kapal yang berukuran 7,4 m dan berbentuk seperti cerutu ini mampu menyelam selama 6 jam dan membawa empat orang awak di dalamnya.

Pada tahun 1850, Wilhelm Bauer menghasilkan kapal selam bergelar Brandtaucher (Penyelam Api) dan tahun 1855 menghasilkan kapal selam Seateufel (Setan Laut) sepanjang 52 kaki untuk tentara laut imperial Rusia. Pada tahun 1886 diluncurkan sebuah kapal selam buatan Spanyol yang menggunakan dua motor elektrik 30 tenaga kuda. Selanjutnya, Perancis meluncurkan Gymnote (Belut) pada April 1887.

Kapal selam yang lebih maju lagi dimiliki oleh Angkatan Laut Amerika Serikat pada tahun 1900. Kapal yang panjangnya 1.590 cm, dijalankan dengan tenaga mesin bensin dan listrik ini diberi nama Holland, sesuai dengan nama penemunya John PG Holland.

Karena merupakan bagian peralatan militer, kapal ini dilengkapi dengan persenjataan, di antaranya adalah torpedo. Pada tahun 1906, pihak Jerman mulai menggunakan kapal selam bermesin diesel untuk pergerakan di permukaan air.

Pada tahun 1954, Angkatan Laut Amerika Serikat membuat sejarah baru dengan meluncurkan kapal selam pertama bertenaga nuklir bernama Nautilus. Nautilus pun menjadi kapal selam pertama yang berhasil melintasi Kutub Utara pada tahun 1958.

Prestasi lain diukir oleh kapal selam Triton yang berhasil mengarungi seluruh lautan di dunia pada tahun 1960. Kapal ini mampu melintasi jarak sejauh 66.970 km dalam waktu 84 hari saja. Bukan hanya Amerika Serikat, Uni Soviet juga mempunyai sekitar 350 kapal selam, dengan sekitar 60 kapal selam yang dipersenjatai rudal balistik.

Pada tahun 2010 di Barrow-in-Furness di Cumbria, Inggris diluncurkan kapal selam terbesar Inggris di dunia. Kapal selam bernama Ambush ini panjangnya lebih kurang 291 kaki, setara dengan panjang lapangan sepak bola. Kapal selam terbesar ini mampu mengubah air laut menjadi oksigen dan air tawar sehingga mampu mempertahankan 98 kru-nya tetap hidup.

Selain itu, kapal selam ini juga nyaris tak bersuara sehingga tak mudah dideteksi musuh. Sonar dan radar kapal selam Ambush bisa mendeteksi kapal lain yang berjarak 3.000 nautikal mil (5.556 kilometer). Hebatnya lagi, misi kapal selam biasanya hanya 10 minggu, tetapi secara teori kapal selam ini bisa bertahan di dalam air tanpa perlu muncul ke permukaan seumur hidupnya selama 25 tahun. Mesinnya yang bertenaga nuklir bisa menggerakkan kapal dengan kecepatan hingga 20 knot. Saking besarnya, energi nuklirnya dikatakan bisa menghidupi seluruh kota Southampton.

Kapal selam Ambush juga nyaris tak bersuara sehingga tak mudah dideteksi oleh pihak musuh. Sonar dan radar kapal selam Ambush bisa mendeteksi kapal lain yang berjarak 3000 nautikal mil, atau sekitar 5556 kilometer. Selain itu keunggulan lainnya ialah, misi kapal selam biasanya hanya 10 minggu, tetapi secara teori kapal selam ini bisa bertahan di dalam air tanpa perlu muncul ke permukaan seumur hidupnya selama 25 tahun.

Mesinnya yang bertenaga nuklir bisa menggerakkan kapal dengan kecepatan hingga 20 knot. Saking besarnya, energi nuklirnya dikatakan bisa menghidupi seluruh kota Southampton di Inggris.

Cara Kerja Kapal Selam

Meskipun kapal selam bisa mengapung dengan mudah. Tapi, kapal ini juga mampu menyelam ke dasar samudera dan tetap berada dalam laut sampai berbulan-bulan lamanya. Rahasia kehebatan kapal selam ini terletak pada kontruksinya yang khas dibagian dinding rangkap kapal.

Begitu juga dengan ruang-ruang khusus kedap air atau tangki pemberat antara bagian dinding luar dengan dinding dalam yang dapat diisi air laut. Sehingga meningkatkan bobot keseluruhan dan juga bisa mengurangi kemampuan mengapungnya. Dinding dalam pada kapal selam terbuat dari baja, sehingga mampu menahan tekanan yang sangat berat di dasar laut. Setelah berada di bawah air, kapal selam mempertahankan posisinya dengan bantuan tangki-tangki pemberat.

Sedangkan untuk naik kepermukaan, kapal selam akan mengeluarkan air dari tangki pemberat. Selama kapal selam sedang mengapung, kapal selam dikatakan berdaya apung positif. Sedangkan ketika menyelam, kapal selam memperoleh daya apung negatif karena udara di tangki pemberat dikeluarkan.

Setelah udara dikeluarkan, air akan menggantikan masuk melalui lubang penggenang. Untuk bisa melaju pada kedalaman ajek, kapal selam menggunakan teknik penyeimbang yang disebut daya apung netral. Dalam cara kerja kapal selam modern ini, udara bertekanan akan dipompakan masuk ke tangki pemberat secukupnya. Untuk naik ke permukaan, udara yang bertekanan akan dipompakan ke dalam tangki pemberat, sehingga airnya dapat keluar.

Periskop, sonar, radar dan jaringan satelit adalah alat navigasi utama dalam kapal selam modern. Selain alat navigasi ini, kapal selam yang paling modern dapat membuat air tawar sendiri dari air laut. Ada juga alat yang dapat membuat cadangan udara dengan cara elektrolisis, suatu proses untuk membebaskan oksigen dari air tawar.

Ketika kapal selam sedang berada dekat permukaan, kapal selam dapat mengambil udara dan melepaskan gas buang melalui snorkel tertutup yang akan membuka di atas permukaan.

Prinsip Kerja Kapal Selam

Sebuah kapal selam bisa mengapung karena berat air yang dipindahkan sama dengan berat kapal selam ini sendiri. Pemindahan air tersebut menciptakan sebuah gaya ke atas yang disebut dengan gaya apung atau gaya bouyancy force. Gaya ini berlawanan dengan gaya gravitasi yang akan menarik kapal ke bawah laut.

Dalam cara kerja kapal selam bisa mengatur gaya apung dengan tangki-tangki pemberat dan tangki-tangki penyeimbang. Sehingga kapal selam dapat muncul atapun tenggelam sesuai keperluan. Ketika kapal selam sedang berada dipermukaan, tangki-tangki pemberat akan diisi oleh udara sehingga massa jenis kapal selam lebih ringan dari pada massa jenis air.

Sedangkan ketika kapal selam akan menyelam, tangki-tangki pemberat akan diisi air dan udara akan terbuang. Sehingga massa jenis kapal selam lebih berat dari massa jenis air. Persediaan udara bertekanan akan dipertahankan di dalam kapal selam melalui tabung-tabung udara sebagai penopang kehidupan.

Sebagai tambahan, kapal selam mempunyai bagian-bagian yang dapat bergerak berbentuk sayap-sayap pendek, bagian ini disebut hydroplane. Bagian ini terdapat di bagian buritan kapal selam yang berfungsi untuk membantu mengatur arah penyelaman.

Hydroplane akan diarahkan sehingga air akan melewati bagian buritan dan mendiring buritan ke atas. Sehingga kapal selam dapat menyelam ke bawah. Untuk menjaga kapal selam agar diam pada suatu kedalaman, kapal selam akan menjaga keseimbangan antara udara dan air dalam tanki penyeimbang.

Ketika kapal selam mencapai kedalaman maksimalnya, hydroplane akan diarahkan lurus. Sehingga kapal selam dapat menyelam lurus melewati air. Air juga akan didorong antara tanki penyeimbang haluan dan buritan untuk menjaga keseimbangan ketika kapal selam akan naik kepermukaan.

Kapal selam bisa dikendalikan di dalam air dengan menggunakan kemudi ekor untuk berbelok ke kiri atau ke kanan. Sedangkan hydroplane untuk mengatur arah gerak ke depan atau ke belakang kapal selam. Bahkan ada beberapa kapal selam dilengkapi dengan motor penggerak cadangan yang dapat dikeluar-masukkan. Sehingga kapal selam dapat berputar 360 derajat.

Menjaga Penopang Hidup Dalam Kapal Selam

Untuk bisa menjaga penopang hidup dalam kapal selam, ada tiga masalah penting yang harus diperhatikan. Yang pertama adalah menjaga kualitas udara dalam kapal. Agar kualitas udara tetap baik, Oksigen harus diisi ulang ketika kadar oksigen dalam kapal selam sudah mulai menipis.

Karbondioksida yang dihasilkan ketika bernafas juga harus dihilangkan agar tidak terjadi keracunan. Yang terakhir, embun ketika sedang bernafas juga harus dihilangkan. Oksigen disediakan dari udara bertekanan dan generator oksigen atau semacam alat yang dapat mengeluarkan oksigen dengan mereaksikan kimia yang sangat panas.

Oksigen bisa dikeluarkan terus menerus oleh sistem terkomputerisasi, sistem ini dapat mengontrol kadar oksigen dalam udara. Atau juga bisa dikeluarkan secara bertahap dalam sehari.

Yang kedua adalah menjaga suplai air bersih dalam kapal selam. Kebanyakan kapal selam mempunyai perangkat penyulingan yang bisa mengubah air asin menjadi air tawar. Instalasi penyulingan tersebut akan memanaskan air laut menjadi uap air yang akan menghilangkan garam. Kemudian uap air akan didinginkan dalam sebuah tangki yang akan menampung air bersih.

Instalasi penyulingan dalam beberapa kapal selam bisa sampai menghasilkan 38.000-150.000 liter air bersih setiap harinya. Air ini selain digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, masak dan mandi. Air tersebut juga digunakan untuk mendinginkan peralatan elektronik.

Yang ketiga adalah menjaga suhu udara dalam kapal selam. Suhu lautan yang mengelilingi kapal selam biasanya berkisar 4 derajat celcius. Karena suhu yang sangat dingin, kapal selam harus dipanaskan secara elektrik untuk menjaga suhu agar tetap nyaman.

Tenaga listrik untuk pemanas diambil dari reaktor nuklir, mesin diesel atau baterai jika sudah darurat. Setelah menghasilkan panas, panas akan dihantarkan oleh logam kapal selam ke sekelilingnya.

Bahan Bakar Kapal Selam

Bahan bakar kapal selam atau tenaga utama yang digunakan untuk menggerakkan sebuah kapal selam terdiri dari 2 jenis. Menggunakan tenaga diesel elektrik dan tenaga nuklir.

Kapal selam diesel elektrik adalah kapal selam tertua yang masih digunakan sampai saat ini. Sistem propulsi ini begitu hebat, sehingga masih banyak negara yang membutuhkan kapal selam ini meskipun sudah ketinggalan zaman. Dalam keadaan tertentu, kapal selam jenis diesel elektrik bisa lebih berbahaya daripada kapal selam nuklir.

Sedangkan kapal selam tenaga nuklir adalah cara kerja kapal selam yang memusatkan sumber tenaga pada pemakaian uranium. Kalam selam jenis ini terbilang modern dan membutuhkan biaya yang besar sekaligus panjang untuk membuat kapal selam ini.

Biaya pembuatan kapal selam dengan cara kerja kapal selam yang baik bisa mencapai 4 miliar dollar lebih, dengan biaya perawatan 50 juta dollar pertahun. Sedangkan untuk pembuatannya sendiri memakan waktu bertahun-tahun, itu juga masih harus di uji coba selama setahun.

Jenis-jenis Kapal Selam

A. Berdasarkan Tenaga Penggerak (propulsi)

  • Kapal Selam Diesel Elektrik

Kapal selam diesel elektrik adalah sistem penggerak kapal selam tertua yang masih digunakan sampai saat ini. Sistem propulsi ini begitu handal sehingga negara pemilik kapal selam nuklir pun masih merasa perlu memiliki kapal selam diesel elektrik. Dari 5 negara pemilik kapal selam nuklir hanya Amerika Serikat yang tidak menggunakan sistem propulsi ini. Dalam keadaan tertentu , kapal selam jenis ini lebih mematikan daripada kapal selam nuklir.

  • Kapal Selam Nuklir

Munculnya Kapal Selam Nuklir

Sekitar enam bulan sebelum pecahnya PD II, pada Maret 1939 Dr George Pegram dari Columbia University, New York, mengusulkan kepada Angkatan Laut AS untuk mengembangkan pemakaian uranium sebagai sumber daya, termasuk untuk menggerakkan turbin kapal selam. Angkatan Laut tertarik dan memulai riset.

Tetapi setelah pengboman Pearl Harbour dan AS terlibat dalam perang, semua material yang berkaitan dengan tenaga atom ditarik, dipusatkan untuk “Proyek Manhattan” guna pembuatan bom atom pertama (Little Boy dan Fat Man)

  • Kapal Selam Engineless

B. Berdasarkan Fungsi

  • Kapal Selam Militer
  • Kapal Selam Non Militer

C. Berdasarkan Tipe

  • Kapal selam Militer
  1. SSK : Kapal selam bertenaga Diesel
  2. SSN : Kapal selam bertenaga Nuklir
  3. SSBN : Kapal selam bertenaga Nuklir membawa Rudal Balistik
  4. SLBM : Kapal selam peluncur Rudal Balistik

Untuk lebih jelasnya tentang jenis kapal selam ini, berikut datanya dalam bentuk grafis.

Rata-rata, kapal selam terbesar dalam pelayanan adalah rudal balistik yang dimaksudkan untuk serangan nuklir atau serangan rudal jarak jauh. Saat ini, hanya Rusia, China, Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis yang memiliki kapal selam rudal balistik di angkatan laut mereka.

Demikian juga, lima negara yang sama adalah satu-satunya negara yang saat ini memiliki kapal selam serangan nuklir, meskipun Angkatan Laut India mengoperasionalkan kapal selam yang disewa dari Rusia. Kapal selam ini umumnya sedikit lebih kecil dari kapal selam rudal balistik dan mampu berada di bawah air selama berbulan-bulan tanpa menampakkan diri ke permukaan.

Secara umum, jumlah terbesar dari kapal selam yang dimiliki dan dioperasikan di seluruh dunia adalah dari berbagai non-nuklir. Kapal selam ini baik didukung propulsi udara independen, mesin diesel-listrik, atau kombinasi keduanya. Meskipun kapal selam non-nuklir ini kecil dan tidak dapat terendam lama sebagaimana kapal selama nuklir, model-model baru dari jenis ini sangat tenang hingga sulit terdeteksi.

Gimana guys penjelasan diatas? Sudah cukup lengkap bukan? Nah, sekarang kamu sudah tahukan tentang kapal selam. Semoga setelah kamu membaca artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan ya. Selamat membaca.

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
Previous «
Next »