September 6, 2017
  • Homepage
  • >
  • info
  • >
  • Sering Bermain Gitar? Yuk, Pahami Alat Musik Ini Lebih Dalam

Sering Bermain Gitar? Yuk, Pahami Alat Musik Ini Lebih Dalam

  • by Opa Maria
  • 11 Months ago
  • Comments Off

Kamu pasti pernah bermain gitar. Namun, tahukah kamu serajah terciptanya gitar? Nah, pada kesempatan kali ini saya akan sedikit membahas lebih dalam tentang gitar. Penasaran? Yuk, langsung saja simak ulasannya dibawah ini.

Pengertian Gitar

Gitar adalah sebuah alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik, umumnya menggunakan jari maupun plektrum. Gitar terbentuk atas sebuah bagian tubuh pokok dengan bagian leher yang padat sebagai tempat senar yang umumnya berjumlah enam didempetkan.

Gitar secara tradisional dibentuk dari berbagai jenis kayu dengan senar yang terbuat dari nilon maupun baja. Beberapa gitar modern dibuat dari material polikarbonat. Secara umum, gitar terbagi atas 2 jenis. Yaitu, akustik dan elektrik.

Gitar akustik, dengan bagian badannya yang berlubang (hollow body), telah digunakan selama ribuan tahun. Terdapat tiga jenis utama gitar akustik modern: gitar akustik senar-nilon, gitar akustik senar-baja, dan gitar archtop. Gitar klasik umumnya dimainkan sebagai instrumen solo menggunakan teknik fingerpicking komprehensif.

Gitar elektrik, diperkenalkan pada tahun 1930-an, bergantung pada penguat yang secara elektronik mampu memanipulasi bunyi gitar. Pada permulaan penggunaannya, gitar elektrik menggunakan badan berlubang (hollow body), namun kemudian penggunaan badan padat (solid body) dirasa lebih sesuai. Gitar elektrik terkenal luas sebagai instrumen utama pada berbagai genre musik seperti blues, country, reggae, jazz, metal, rock, dan berbagai bentuk musik pop.

Sejarah Gitar

Kata “gitar” atau guitar dalam bahasa Inggris, pada mulanya diambil dari nama alat musik petik kuno di wilayah Persia pada kira-kira tahun 1500 SM yang dikenal sebagai citar atau sehtar. Alat musik ini kemudian berkembang menjadi berbagai macam model gitar kuno yang dikenal dengan istilah umum tanbur. Pada tahun 300 SM Tanbur Persia dikembangkan oleh bangsa Yunani dan enam abad kemudian oleh bangsa Romawi (Bellow, 1970:54-55).

Pada tahun 476M alat musik ini dibawa oleh bangsa Romawi ke Spanyol dan bertransformasi menjadi, guitarra Morisca yang berfungsi sebagai pembawa melodi dan Guitarra Latina untuk memainkan akor. Tiga abad kemudian bangsa Arab membawa semacam gitar gambus dengan sebutan al ud ke Spanyol (Summerfield, 1982:12).

Berdasarkan konstruksi al ud Arab dan kedua model gitar dari Romawi tersebut, bangsa Spanyol kemudian membuat alat musiknya sendiri yang disebut vihuela. Sebagai hasilnya, vihuela menjadi populer di Spanyol sementara alat-alat musik pendahulunya sedikit demi sedikit ditinggalkan.

Walaupun demikian al ud dibawa orang ke negara-negara Eropa Barat dan menyaingi popularitas vihuela di Spanyol. Di Eropa al ud disambut dengan baik dan berkembang menjadi berbagai model lute Eropa hingga kira-kira akhir abad ke-17. Sementara itu vihuela berkembang terus menjadi berbagai macam gitar selama berabad-abad hingga akhirnya menjadi gitar klasik yang digunakan pada saat ini.

Keaslian gitar tidak dapat dilihat dari keantikannya. Beberapa ahli merasa alat ini berasal dari benua Afrika, di mana banyak replika modern dalam bentuk kotak bulat seperti kulit kerang dengan Gut/benang benang sutera, di banyak daerah benua itu. Ahli lain menemukan alat ini dalam bentuk kaca di relief relief batu tua di zaman Asia Tengah dan Asia Kuno.

Bahan pemikiran lain juga timbul dengan ditemukannya vas-vas Yunani Kuno yang bercorak. Greek Strings mungkin adalah alat pertama yang dikatagorikan sebagai gitar. Gitar modern kemungkinan berakar dari gitar Spanyol, tetapi berbagai jenis gitar seperti instrumen instrumen yang kita bisa saksikan dilukisan lukisan pada zaman Medieval dan Renaiassance yang banyak terdapat diseluruh Eropa.

Nah, biar lebih jalas, berikut ini adalah tempat tempat bersejarah ditemukannya gitar dari zaman Medieval sampai abad ke-20, berdasarkan sejarah dan perkembangannya.

1265 Juan Gil dari Zamora menyatakan sejarah awal gitar dimulai dari “Ars Musica”.

1283-1350 Guitarra Latina dan Guitar Moresca terdapat pada puisi “Archpriest of Hita”.

1306 Seorang pemain gitar bermain pada sebuah tempat religius (The Feast of Westminister) di negara Inggris.

1487 Johannes Tinctoris berpendapat bahwa instrumen gitar ditemukan oleh bangsa Catalans.

1546 Alonso Mudarra menciptakan komposisi “Tres Libros de Musica en Cifras Para Vihuela” yang melibatkan gitar didalamnya.

1551-1555 Sembilan buku tablatur gitar diterbitkan oleh Adrian Le Roy.

1600-1650 Berbagai jenis tablatur untuk gitar dipublikasikan. Popularitasnya mulai menyaingi Lute (sejenis instrumen gitar juga).

1674 Buku “Guitarre Royal” yang diterbitkan oleh F. Corbetta yang menaikkan popularitas dari gitar. Buku ini didedikasikan kepada Raja Louis XIV.

1770-1800 Senar ke 6 ditambahkan pada gitar dan semuanya menjadi Single String.

1800-1850 Gitar mengalami puncak kepopulerannya dalam hal penampilan dan publikasi. Fernando Sor, Mauro Guiliani, Matteo Carcassi dan Dioniso Aguado adalah para komposer terkenal yang menulis, mengajarkan dan menerbitkan komposisi mereka.

1850-1892 Seorang produsen gitar Manual Torres mengembangkan generasi yang kita ketahui sekarang ini.

1916 Segovia mengadakan konser di Ateneo, yang merupakan gedung konser yang paling terkenal di Madrid pada saat itu. Sebelumnya instrumen gitar dikenal belum bisa ditampilkan pada even sebesar ini.

1. Perkembangan Gitar di Timur Dalam Kuno

Dipercayakan bahwa sejarah gitar berasal dari belahan Timur Dalam. Disana para archeolog menemukan instrumen dan benda benda yang bersangkutan dengannya sebagai patokan dalam dunia asalnya gitar yang belum begitu dikenal. Diantara benda benda bersejarah yang ditemukan di Babylonia, yang paling relevan adalah Plaques yang terbuat dari tanah liat, dimana diperlihatkan sosok-sosok bugil yang sedang bermain instrumen instrumen musik.

Beberapa dari instrumen instrumen itu mempunyai persamaan umum yang mirip dengan gitar. Analisa lebih lanjut membuktikan bahwa ada perbedaan antara body dan neck gitar. Bagian belakang dari gitar itu sangat datar, dimana bagian belakang gitar tersebut menempel pada dada seorang pastur.

Ini cukup membuktikan bahwa tidak ada kemungkinan instrumen tersebut berbentuk Bowl-Shaped/mangkuk. Sangat jelas terlihat bahwa tangan kanan sedang memetik senar/tali tali. Sayangnya jumlah senar-senar tersebut tidak terlihat jelas.

2. Mesir dan Romawi

Pada awalnya, satu satunya instrumen musik yang bersenar di Mesir adalah Harpa yang berbentuk busur/Bow-Shaped. Beberapa lama kemudian, instrumen yang mempunyai leher yang ditandai dengan Frets, dan mungkin terbuat dari benang benang sutera/Gut yang digantungkan dileher.

Pada akhirnya beberapa bagian dan karakteristik yang akan menjadi sebuah instrumen yang berhubungan dengan gitar dan juga semua instrumen bersenar yang mempunyai leher, dengan metode memetik dan menundukan kepala. Perkembangan selanjutnya membuat instrumen ini lebih menyamai bentuk gitar.

Instrumen-instrumen dari zaman Romawi, semuanya terbuat dari kayu yang sebelumnya terbuat dari kulit kambing. Instrumen ini memiliki 5 bagian lubang suara yang kecil. Ciri-ciri ini berlaku sampai abad 16.

Sebuah instrumen ditemukan dikuburan Coptic di Mesir, dimana diperlihatkan bentuk dasar gitar, terdapat lekukan-lekukan yang cukup dalam pada kurva-kurva disampingnya dengan bagian belakang yang sangat mendatar. Permukaan depan dan belakangnya disatukan oleh potongan kayu yang membentuk bagian samping instrumen ini. Ciri khas ini dapat ditemukan sampai sekarang.

3. Pertengahan Abad di Eropa

Instrumen pertama Eropa yang bersenar dimulai pada abad 3 A.D. Analisa dari abad ke 3 membuktikan bahwa instrumen ini mempunyai kotak suara yang bulat menyambung ke leher yang lebar. Instrumen tipe ini berlanjut digunakan sampai masa yang lama. Ada juga deskripsi instrumen lainnya bermula di Zaman Dinasti Carolingian yang mungkin berasal dari Perancis atau Jerman.

Instrumen dari Carolingian ini berbentuk persegi empat, kira-kira mempunyai panjang yang sama dengan lehernya, ujung lehernya sedikit melebar dan mempunyai pengikat senar yang kecil/Small Pegs. Dalam ilustrasi lainnya, instrumen-instrumen ini mempunyai 4 Pegs dan 5 Pegs diinstrumen lainnya. Jumlah senar senar ini bersamaan dan dipetik dengan 2 cara: Dengan jari atau menggunakan Plectrum/alat pemetik senar. Instrumen Carolingian ini tidak berubah sampai abad 14.

Guitarra Latina dan Guitarra Moresca

Ada perbedaan antara Guitarra Latina dan Guitarra Morisca. kata Morisca dibawa oleh orang orang keturunan Arab. kotak suaranya berbentuk oval dan mempunyai banyak lubang suara. Pada waktu perjalanannya melewati mesir, sebagian besar orang dari Afrika dan Spanyol menyebarkan ciri-ciri utama dari desain gitar ini kepada pembuat instrumen-instrumen di Eropa Barat.

Kemungkinan yang sama adalah bahwa gitar Spanyol yang pertama adalah buatan Eropa. Hanya yang pasti yaitu pengaruh Arab di Spanyol merupakan awal dari munculnya gitar. The Guitarra Latina mempunyai sisi yang melengkung, yang diperkirakan datang ke Spanyol dari beberapa negara di Eropa. Bentuk tersebut adalah tipe yang dikembangkan menjadi gitar modern.

Pencapaian kesuksesan gitar ada hubungannya dengan sifat-sifat para pengembara suku Troubadours. Dalam perjalanan gitar menuju Catalonia melewati Spanyol melalui suku Troubadours. Suku Troubadours dibagian Eropa mengadakan wisata dan pertunjukan, serta memperkaya kebudayaan musik secara luas dan memberikan pengaruh besar dalam menyebarluaskan gitar di benua ini.

4. Abad ke-16

Sampai pada abad pertengahan informasi informasi yang penting mengenai gitar dan silsilahnya telah dilukiskan dalam angka angka dan gambar pada relief. Itu menjadi sebuah keyakinan atas fakta yang tidak langsung dan tidak dapat dihindarkan.

Dimulai pada abad ke 16, bentuk instrumen instrumen yang ada sekarang ini merupakan fakta langsung. Gitar-gitar pada abad 16 didistribusikan sebagai The Vihuela dari zaman Luis Milan, Rizzio Guitar dari Perancis dan Guitarra Battente dari Italia.

  • The Vihuela

The Vihuela berasal dari Spanyol, dimana instrumen ini merupakan 4 Vihuela kecil yang disatukan dan bersenar 5 Guitarra. Pada waktu yang sama munculah alat baru yaitu Lute. Instrumen yang digemari oleh kaum bangsawan dihampir seluruh daratan Eropa.

Spanyol adalah pengecualian khusus. Lute juga telah menjadi satu dengan orang-orang keturunan Arab yang menentukan aturan main sendiri. Karena demikian kaum bangsawan merasa terhina karena instrumen tersebut juga digunakan oleh bangsa pendatang.

Kemudian kaum bangsawan mempopulerkan Guitarra dengan 4 senar yang sama/Double-Strings. Seiring dengan perkembangannya, gitar dengan 4 senar itu diperbesar dan diberikan 6 senar yang sama/Double-Strings. Aturan permainannya sama dan dengan pengecualian dari senar ke tiganya, yang tone-nya turun setengah. Salah satu pemain Vihuela yang terkenal adalah Luis Milan, lahir pada tahun 1500.

Pada tahun 1535 Luis Milan menerbitkan sebuah buku yang berjudul Libro de Musica de Vihuela de Mano Intitulalo “El Maestro”. Buku ini merupakan karya yang terpenting bagi Milan. Data terakhir Vihuela tahun 1700 yang mewakili akhirnya perkembangan pentas instrumen.

Instrumen ini terbuat dari ukiran logam, Vihuela memiliki lengkungan sepanjang sisi yang dalam dan lubang suaranya berbentuk oval. Kepopularitasan instrumen ini adalah bukti dari kuantitas musik yang masih ada. Tertulis dalam tablatur instrumen ini, setiap baris mewakili senar dan pada tablatur Spanyol dan Italia, senar teratas mewakili senar yang paling dalam.

Sementara di Inggris dan Perancis senar senar Vihuelanya pada tablatur, nilai not-nya menunjukan bermacam-macam tipe not dan berada dibaris paling atas. Macam-macam not ini mirip dengan not yang ada saat ini.

Pertama kali dipublikasikan karya tablatur Vihuela Spanyol oleh Luis de Milan tahun 1535, Luis de Narvaez tahun 1538, Alonso de Mudarra tahun 1546. Koleksi Tablatur ini terdiri dari komposisi instrumen terbaik pada zaman Renaissance pada abad 16, yaitu masa keemasan bagi musik Vihuela Spanyol.

Gitar 4 Senar (Four Course Guitar memiliki 4 pasang senar, body berbentuk gitar dan soundboard yang rata, bridge dari lute dan bagian belakang dibuat setengah melengkung tetapi tidak terlalu membentuk bulatan. Instrumen ini berukuran seperti gitar anak-anak)

Gitar 4 senar asalnya dari Mesir, salah satunya datang dari eropa dan mengalami banyak perubahan bentuk serta bervariasi; bersenar 3, 4 dan 5 senar. Gitar bersenar ini paling populer sampai akhir abad pertengahan. Gitar 4 senar di Italia mempunyai nada G, C, E, A. Dan berbeda di Spanyol notasi nadanya adalah G, D, F#, B.

  • Gitar 5 Senar

Dipertengahan Zaman, eksistensi gitar bersenar 3, 4, dan 5 secara bersamaan mulai terlihat. Pada abad 15, instrumen dengan senar 4 double-strings melejit popularitasnya. Gitar 5 senar double-strings yang pertama ditemukan pada sebuah ukiran di Italia. Sebutan dan jenis dari gitar 5 senar ini adalah Guitarra Battente yang mempunyai ciri khas bagian belakangnya melengkung keluar.

Tuning untuk instrumen ini adalah A, D, G, B, E.

5. Abad ke-17

Raja Louis XIV dari Perancis dapat memainkan gitar dan mengakuinya gitar sebagai instrumen favoritnya. Guru beliau adalah salah satu pemain gitar Perancis yang terkenal; Robert de Visee (1650-1725). Jean Baptise Lully adalah seorang komposer yang terkenal pada saat itu. Dia memainkan gitar dan mengkomposisikan musik untuk instrumen tersebut.

Nama-nama dari pemain gitar dalam masa Baroque di Perancis telah tercatat dalam sejarah, contohnya Rene Voboam yang mewakili puncak pembuatan instrumen Perancis di abad 17. Dia membuat gitar pada tahun 1641 yang memperlihatkan pembuatan instrumen gitar yang lebih beronamen. Alexandre Voboam dan anaknya Jean juga membuat gitar yang bernuansa abad ke-17.

6. Pengaruh di Jerman

Di Eropa Utara tepatnya di Jerman, instrumen gitar mencapai puncak popularitasnya. Heinrich Schutz (1585-1672), Samuel Scheidt (1587-1654) dan Johann Hermann Schein (1586-1630). Contoh dari sebuah gitar pertama Jerman yang masih eksis sampai hari ini dibuat oleh Jacobus Stadler pada tahun 1624.

Ia mempunyai lengkungan yang khas dan bagian belakangnya polos dan juga memperlihatkan pengaruh besar desain Itali. Sebuah gitar abad 17 yang dibuat oleh seorang pendeta, John dari Apsom mempunyai desain yang sangat berbeda dari gitar lainnya. Bagian belakang gitar ini dihiasi dengan gambar gambar “Crucifixion”.

Pembuat gitar eropa yang paling menonjol adalah Joachim Tielke dari Hamburg (1641-1719). Gitar buatannya dihiasi oleh bahan bahan ivory, tortoise shell, ebony, gold dan silver, mother-of-pearl, jarcanda wood. Hasil karyanya selalu mempunyai kualitas tertinggi dan konsisten. Bagian sampingnya terdapat hasil karyanya yang terbuat dari ivory dengan ukiran gambar Genesis.

7. Pengaruh di Eropa Timur

Di Cekoslovakia, Czech “Luthier” mencoba untuk beradaptasi dengan gitar tipe Battente. Selain adanya 5 double-strings seperti gitar Battente yang asli, gitar Czech ada tambahan satu single-string yang digunakan untuk memainkan “Melodic Line“. Gitar gitar yang dibuat oleh Andrees Ott, seorang pakar pembuat instrumen dari Prague memperlihatkan pengaruh dari Italia.

Sejarah gitar Polandia diwakili oleh Jakob Kremberg, penyair, penyanyi, dan komposer dari Warsaw. Pentingnya hasil karya Kremberg juga memberikan kita informasi yang penting mengenai tuning instrumen gitar, adalah 1 tone lebih rendah daripada tuning dari instrumen-instrumen masa kini.

8. Spanyol dan Portugal

Salah satu gitaris yang prominent pada waktu itu adalah Francisco Corbera. Ia mendedikasikan hasil karyanya yang bernama Guitarra y sus differencias de sonos untuk Philip IV, raja Spanyol dari tahun 1621 sampai 1665. Tetapi gitaris Perancis yang paling menonjol di abad 17 adalah Gasper Sanz.

Sanz mempelajari gitar di Italia dan juga organ dan sejarah musik. Dia menjadi organisator di King’s Chaples di Naples. Pada saat dia kembali ke Spanyol, dia menerbitkan 3 buku musik mengenai gitar di tahun 1674, 1675 dan 1697.

Buku-buku ini memuat ajaran-ajarannya yang ekstensif dalam improvisasi dan performa, dengan menggunakan 2 metode main: Strumming dan Plucking. Dia percaya teknik Strumming sangat cocok untuk musik dansa. Tuning yang digunakan adalah A, D, G, B, E.

9. Pengaruh di Italia

Faktor utama yang mempopulerkan gitar di Italia dan yang memperkaya literatur gitar adalah diperkenalkannya gaya petik gitar dari Spanyol. Karena itu gitar Di Italia juga dikenal sebagai Chitaria Spagnuola.

Gaya petik diwariskan dari teknik Vihuela yang diadaptasikan oleh orang-orang Spanyol untuk gitar mereka. Chitaria Spagnuola adalah teknik umum pada abad 17 dan pemakaian “Spanish Guitar” berlanjut sampai hari ini sebagai lanjutan pemakaiannya dari abad 17.

Dua teknik permainan gitar ini sangat berbeda pada teknik Strumming dan Plucking dan eksis bersamaan di Italia pada abad 17. Teknik petik ini diekspresikan dalam bentuk notasi tablatur. Strumming of Chords didedikasikan oleh notasi spesial yang dikembangkan oleh komposer-komposer Italia dari abad 16 dan abad 17.

10. Abad ke-18

Pada abad 18, kenaikan jumlah gitaris sama dengan jumlah komposer. Adapun beberapa komposer yang terkenal pada saat itu antara lain, Johann Arnold (1773-1806), Friedrich Baumbach (1753-1813), dan Johann ChristianFranz (1762-1814). Aspek terpenting dalam musik gitar di Jerman pada abad ini menggunakan instrumen gitar dalam variasi kombinasi “ensemble”. Contohnya; gitar dan Flute, gitar dan bass, gitar, biola dan bass.

  • Pemain dan Komposer Abad 18

Salah satu komposernya adalah Trille Labarre, dia mengarang komposisi untuk gitar solo, gitar dan biola, gitar dan nyanyian. Komposer lainnya adalah; Antonie Lemoine (1763-1877) seorang “Virtuoso” terkenal yang mengkomposisikan dan memainkan dengan biola. B. Vidal berperan berperan sebagai pemain, guru dan komposer. Dia menulis Nouvelle Methode.

  • Gitar Bersenar 6

Gitar bersenar 6 merupakan inovasi yang berasal dari abad ke-18. Gitar tersebut berasal dari Italia dan sangat digemari serta sangat populer. Alasan-alasanya adalah;

  1. Guitarra Battente dari Italia, yang muncul di akhir abad 17 dan di awal abad 18, mengalami perubahan menjadi 6 senar. Dimana setiap senarnya terdapat 2 senar (double-strings).
  2. Tahun 1732, J.B.F.K Majer menciptakan tunning pada gitar bersenar 6.
  3. Gitar bersenar 6 yang berasal dari Jerman, dibuat oleh Otto, dibuat berdasarkan metode Italia.

11. Abad ke-19

Pada awal pertengahan abad 19, minat baru untuk instrumen ini dipusatkan di kota Vienna. Kota Vienna sendiri menjadi pusat alat musik dan para musisi dari seluruh Eropa. Pertujukan pertunjukan musisi tersebut memberi dorongan awal yang mana gitar menjadi suatu alat instrumen yang serius.

Seperti Mauro Giuliani (1780-1840) yang menginisiatifkan trend tour gitar untuk para gitaris. Kemudian Fernando Sor gitaris asal Spanyol yang terkenal di era Romantic Spanyol dan satu-satunya serta gitaris pertama yang diundang oleh London Pihlharmonic Society.

12. Abad ke-20

Adalah abad dimana kita menjadi saksi terhadap perkembangan gitar yang tak terduga drastis sebagai instrumen artistik untuk berekspresi. Juga sebagai satu-satunya abad yang menyambut gitar dipanggung konser. Ada 2 alasan dasar kepopularitasan gitar :

  1. Diakari oleh fenomena yang terdapat di abad 20. Perkembangan teknologi revolusioner dan perkembangan komunikasi media massa dan transportasi yang lebih cepat serta efisien adalah aspek aspeknya terlihat. Radio, TV, industri rekaman, satelit komunikasi, transportasi jet telah membantu memperlihatkan instrumen ini secara global. Musisi dapat mengadakan konser diseluruh dunia dalam waktu yang singkat. Mereka bisa mencapai penonton-penonton yang jumlahnya besar, bukan hanya penonton dipanggung konser tetapi juga penonton dirumah untuk menyaksikan lewat televisi, mendengarkannya lewat radio dan melalui rekaman (piringan hitam, kaset dan CD), juga melalui internet. Para komposer, pemain atau pendengar, menciptakan banyak kesempatan untuk membangkitakan minat bermain gitar.
  2. Walaupun tidak sedramatis sebelumnya bukan berarti tidak signifikan. Ini adalah perluasan, konsekuen alami dari perkembangannya yang telah terjadi diabad-abad sebelumnya. Abad 19 diingat sebagai abad dimana Francisco Tarrega (1852-1909) membawa teknik gitar pada sebuah titik seni yang murni, yang telah siap menyambut kedatangan teknik modern. Para pembuat gitar yang terkenal seperti Luthier Antonio Torres (1817-1892) mengembangkan sebuah instrumen dengan sedikit variasi yang sampai hari ini mampu diakui sebagai gitar. Even-even yang penting ini telah merealisasikan pentingnya peranan gitar diabad 20.

Jenis-jenis Gitar

Gitar Akustik

Gitar akustik adalah jenis gitar dimana suara yang dihasilkan berasal dari getaran senar gitar yang dialirkan melalui sadel dan jembatan tempat pengikat senar ke dalam ruang suara. Suara di dalam ruang suara ini akan beresonasi terhadap kayu badan gitar.

Jenis dan kualitas kayu serta jenis senar yang digunakan akan memengaruhi suara yang dihasilkan oleh gitar akustik. Gitar akustik tidak menggunakan peralatan elektronik pada bodinya seperti preamp, spull, pick up, dsb.

Berdasarkan senarnya gitar akustik di bagi menjadi dua, yaitu gitar folk (string) dan gitar nylon (klasik). Gitar folk (string) adalah gitar akustik yang menggunakan senar besi atau stanlees, sedangkan gitar nylon (klasik) menggunakan senar nylon, senar nylon tidak terlalu keras seperti senar besi atau stanlees namun suaranya kalah nyaring dengan senar akustik string.

Bagian-bagian gitar akustik:

  • Tuning Machines: berfungsi untuk menyetem/tuning senar gitar. Disarankan ke nada standar EADGBE dengan A=400Hz.
  • Dapat dibantu menggunakan tuner.
  • Headstock: bagian yang berfungsi menahan senar dan tuning machines
  • Nut: berfungsi untuk mengatur penempatan senar agar tetap konsisten pada tempatnya
  • Neck: bilah kayu panjang, berfungsi untuk meletakkan fretboard.
  • Fingerboard: papan panjang tempat dipasang fret logam yang membagi wilayah nada
  • Fret: logam melintang terletak di sepanjang Fingerboard untuk membagi wilayah nada
  • Strap pin: bagian untuk memasukan strap gitar.
  • Strings: senar gitar,sumber suara utama gitar. Dapat terbuat dari nylon (hanya untuk gitar akustik dan akustik elektrik).
  • Dapat terbuat dari logam steel dan nikel (untuk semua gitar)
  • Body: badan gitar
  • Pick guard: pelindung body gitar dari penggunaan pick gitar
  • Bridge: penahan senar ke badan gitar
  • End pin: bagian untuk memasukkan strap gitar (sama seperti strap pin)

Bagian khusus gitar akustik

  • Body berbentuk kotak kopong berfungsi sebagai kotak resonansi.
  • Sound hole: lubang suara berfungsi sebagai kotak resonansi menguatkan suara getaran senar gitar.

Kelebihan gitar akustik:

  1. Bisa dimainkan tanpa ampli.
  2. Bisa dibawa dan dimain di mana-mana (kecuali tempat-tempat tertentu seperti masjid, tanah perkuburan, musium dsbg.)
  3. Variasi musik yang luas dan semua gitar akustic “masuk” untuk dimainkan genre apa saja.

Kelemahan gitar akustik:

  1. Memerlukan penjagaan yang lebih dan dan biaya membetulkan, karena mudah rusak
  2. Gitar akustik lebih mahal terutama yang sudah dimasukkan ke kategori vintage seperti Martin Guitars.
  3. Kebanyakan gitar akustik suaranya kurang keras

Gitar Elektrik/Listrik

Gitar elektrik adalah gitar yang dirancang agar bunyi yang dihasilkan dapat diperkuat secara elektrik dan jika dimainkan tanpa penguatan tersebut akan menghasilkan suara yang relatif lemah. Komponen utama pada gitar elektrik adalah pickup.

Pick up Elektromagnetik menangkap dan mengubah getaran senar ke dalam bentuk sinyal, yang kemudian diteruskan ke pengeras suara melelui medium kabel atau gelombang radio. Suara yang dihasilkan seringkali dimanipulasi sedemikian rupa menggunakan peralatan elektronik tambahan maupun distorsi alami dari tabung vakum di dalam pengeras suara.

Terdapat dua jenis pickup magnetik, yaitu pickup kumparan tunggal (single coil) dan pickup kumparan ganda (double coil atau humbucker), di mana setiap pickup dapat diatur aktif atau pasif. Pickup pertama yang berhasil digunakan pada gitar dikembangkan oleh George Beauchamp pada 1931, diamana saat itu ia masih menggunakan badan gitar yang berlubang (hollow-body).

Setelah Perang Dunia II, barulah gitar elektrik badan-padat (solid-body) dipopulerkan oleh Gibson yang bekerjasama dengan Les Paul, serta oleh Leo Fender yang bekerja secara independen.

Beberapa model gitar elektrik menggunakan pickup piezoelektrik, yang berfungsi sebagai transduser untuk menghasilkan suara yang relatif mirip dengan gitar akustik. Terdapat pula gitar yang mengkombinasikan pickup magnetik dan pickup piezoelektrik yang bernama hybrid guitars.

Bagian-bagian gitar elektrik/listrik :

  • Headstock, adalah bagian yang terletak pada bagian paling atas gitar yang dimulai dengan nut sampai ujung gitar, pada bagian ini terletak Tuning page dan merek gitar beserta nomor serinya, bentuk Headstock pada gitar ada bermacam-macam, pada gitar fender ini bentuk headstocknya adalah StratoCaster.
  • Tuning page, Adalah bagian gitar yang berfungsi menyetem senar gitar, terletak pada bagian atas(Head stok), jumlah Tuning page sesuai dengan jumlah senar yang dipakai, Pada gitar di atas memakai enam senar maka jumlah tuningpagenya adalah enam buah.
  • Nut, adalah fret yang terletak paling ujung yang terletak pada head stok, nut inilah yang berfungsi mengganjal seluruh senar sebelum dililitkan pada Tuning page.
  • Fret, adalah bagian yang berfungsi membedakan nada-nada pada senar yang dipetik dengan menekannya menggunakan jari atau pick, jumlah fret pada gitar bermacam-macam tergantung pada kegunaannya, ada beberapa jumlah fret yang umum ada pada gitar diantaranya yaitu: 22, 23, 24.
  • Neck, adalah bagian yang terletak dari ujung nut sampai body, terbuat dari kayu, pada neck terletak bagian gitar yang lain yaitu: fret dan titik nada. Pada bagian inilah seluruh senar membentang dari bridge sampai nut.
  • Pickups, Adalah bagian yang berfungsi menerima getaran suara dari senar yang dipetik lalu dirubah menjadi getaran listrik, jumlahnya pada sebuah gitar bermacam, dari mulai yang hanya memasang satu buah sampai ada yang amemasangnya tiga buah. jenis yang umum dari Pickups ini ada dua macam yaitu yang sigle coil dan yang double coil/ hambucker.
  • Tremolo atau banyak gitaris yang menyebutnya dengan nama Handle gitar adalah alat yang berfungsi untuk menaikkan nada atau menurunkan nada tanpa merubah letak jari pada fret dengan cara menekan atau menariknya.
  • Volume dan tone control, berfungsi merubah suara gitar sesuai dengan keinginan kita, volume berfungsi memperbesar atau memperkecil suara gitar, tone berfungsi merubah suara menjadi low atau bass.
  • Pickup switch, adalah bagian yang berfungsi memilih pickup yang digunakan, variasinya adalah memilih salah satu atau penggabungan beberapa pickup.
  • Bridge, berfungsi untuk mengaitkan ujung senar yang memiliki cincin agar senar tersebut dapat dipasang di atas fret. Cara memasang senar adalah dengan memasukkan ujung senar dari arah belakang gitar kemudian ditarik ke depan lalu di lilitkan pada tuning page.
  • Body, Adalah bagian badan gitar yang paling besar, berfungsi memasang bagian lain seperti pickup, tremolo, switch, volume, tone, bridge. Selain itu body juga berfungsi untuk membentuk karakter suara gitar. Jadi selain pickup ternyata body juga berpengaruh terhadap kualitas suara yang dihasilkan oleh sebuah gitar.

Kelebihan gitar listrik:

  1. Mudah dimainkan kerana fretboard (fingerboard) yang kecil dan tipis dan lebar string yang lebih halus dari tali untuk gitar listrik.
  2. Suara music yang lebih luas kerana bisa ditambah dengan effect seperti distortion, reverb, delay, wah etc.
  3. Banyak variasi atau jenis bentuk gitar listrik. Antaranya adalah stratocaster dan telecaster type (Fender) atau Les Paul dan Fliying-V type (Gibson). Ada jugak gitar yang unik seperti double-neck (twin) guitar, 7-string guitar etc.

Kelemahan gitar elektrik:

  1. Karena mengingat gitar listrik memerlukan ampli untuk memainkan nya, maka lebih ribet, dan harus membeli perlengkapan lainya.
  2. Pada umumnya gitar listrik memerlukan biaya yang mahal.

Aksesoris

Walaupun gitar sudah dapat dimainkan tanpa alat-alat berikut, namun penggunaan berbagai aksesoris dapat dipakai untuk mempermudah dalam memegang dan memainkan gitar.

  • Strap

Strap gitar digunakan untuk menggantung gitar melalui bahu, agar bisa bermain gitar sambil berdiri dengan mudah. Strap berbetuk secarik kain dengan penebalan kulit sintetis di kedua ujungnya, di mana panjangnya dapat diatur untuk menyesuaikan posisi favorit dari pemain gitar tersebut.

Gitar memiliki beragam jenis perlengkapan untuk memasangkan strap. Perlengkapan paling umum adalah menggunakan pin strap, yang berupa silinder logam yang ditancapkan ke gitar menggunakan sekrup. Secara umum, dua buah pin strap selalu terdapat pada semua gitar elektrik dan banyak gitar akustik. Pin strap oleh sebagian orang lalu diganti dengan strap berpengunci (strap locks) yang dapat menghubungkan gitar dan strap dengan lebih aman.

Pin strap bawah biasanya terletak di bagian dasar badan gitar. Sedangkan pin strap atas umumnya terletak di sekitar ujung atas dari badan gitar, dengan posisi tepatnya yang berbeda-beda. Posisi paling umum adalah di lengkungan badan atas gitar, di ujung dari upper horn ataupun di sambungan leher gitar (heel).

Beberapa gitar elektrik, terutama gitar dengan bentuk badan yang aneh, memiliki pin strap yang dipasang di bagian belakang badan gitar, baik salah satu pin maupun keduanya. Terdapat pula pin starp atas yang dipasang di bagian kepala gitar.

Beberapa gitar akustik hanya memilik satu pin strap, yaitu di dasar badan gitar. Untuk itu ujung strap lainnya harus diikatkan ke kepala gitar. Namun, beberapa gitar akustik dibuat tanpa pin strap sama sekali.

  • Plektrum

Plektrum (atau biasa disebut pick) adalah sepotong kecil material keras yang umumnya dipegang dengan jempol dan telunjuk dan digunakan untuk memetik dan membunyikan senar. Plektrum secara umum lebih sering digunakan untuk permainan gitar elektrik. Walaupun bahan utama pembuat plektrum adalah plastik, terdapat pula plektrum dari bahan lain, seperti tulang, kayu, logam, ataupun tempurung kura-kura.

Tempurung kura-kura adalah bahan yang paling sering digunakan pada era awal pembuatan plektrum. Tetapi seiring dengan kura-kura yang terancam punah dan menjadi hewan dilindungi, tempurung kura-kura tidak lagi digunakan sebagai bahan pembuat plektrum.

Bentuk dan ukuran plektrum sangatlah beragam. Ukuran plektrum bervariasi mulai dari plektrum kecil untuk jazz hingga plektrum besar untuk bass. Ketebalan plektrum juga memengaruhi penggunaannya. Plektrum yang lebih tipis (antara 0,2 sampai 0,5 mm) biasanya digunakan untuk permainan rhythm, sedangkan plektrum yang lebih tebal (antara 0,7 hingga 1,5+ mm) biasanya digunakan untuk permainan melodi.

Suara gitar khas ala Billy Gibbons disebut-sebut dikarenakan ia menggunakan koin Amerika atau koin Meksiko sebagai plektrum. Hal serupa terjadi pada Brian May yang menggunakan koin Inggris sebagai plektrum. Lain halnya dengan David Persons yang dikenal menggunakan plektrum dari kartu kredit usang yang dipotong dengan ukuran yang tepat.

Tips: Teknik Dasar Agar Bisa Jago Main Gitar

Peganglah Gitar Dengan Benar

Cara pertama adalah memegang gitar dengan benar, pastinya awal memegang akan terasa kaku pada tangan kita. Maka dari tiu perlu latihan tersebut, simpel sih namun jangan dianggap tidak penting ya. Karena sebelum kita bisa menguasai permainan gitar dengan tepat, kita juga harus memahami panduan dasar dan mengikutinya dengan benar.

Harus diketahui juga bagaimana sih posisi pegangan tangan yang benar, posisi yang tepat untuk memegang gitar adalah dengan meletakkan ibu jari berada di samping neck untuk memainkan teknik Open CHord, sedangkan ibu jari yang berada di belakang neck digunakan jika ingin meminkan teknik kunci gantung. Nah untuk memetik senar gitar itu sendiri filakukan di antara lubang body gitar dengan saddle atau bridge.

Menyetel atau Tuning Gitar

Berikutnya adalah belajar melakukan stem senar gitar, ini adalah salah satu hal yang penting jika kita ingin menjadi gitaris yang mahir. Bukan hanya soal menguasai teknik gitar saja melainkan bisa menguasai semua aspek yang mencakup gitar tersebut. Lakukanlah stem senar gitar secara rutin untuk melatih membiasakan diri dengan hal tersebut. Anda bisa menyetem dengan berbagai cara, tergantung kemampuan Anda sendiri.

Pelajari Chord Dasar Gitar

Chord merupakan kumpulan nada-nada pada gitar, umumnya sebuah chord terdiri dari 3 not atau anda. Ada 2 chord yang dapat Anda pelajari yaitu kunci dasar dan kunci gantung. Untuk dapat bermain gitar dengan benar tentunya Anda harus berlatih menguasai kunci-kunci tersebut.

Nah, untuk seorang pemula langkah awal adalah belajar bermain kunci gitar dasar dulu, karena kunci dasar ini paling mudah dimainkan yaitu dengan posisi senar terbuka dan hanya dengan 3 jari saja untuk memainkan senarnya.

Kuasai Teknik Strumming Dasar

Teknik strumming atau memetik senar gitar dasar dengan baik dan benar merupakan hal yang perlu Anda kuasai juga. Ada 2 teknik dalam melakukan strumming dasar yaitu Upstroke dan Downstroke yang dapat Anda gabung dalam beberapa kombinasi. Nah, karena bermain gitar membutuhkan teknik strumming yang tepat maka perlu Anda me;atihnya bukan.

Pelajari kunci Gantung

Mempelajari kunci gantung (Barre Chord) merupakan langkah lanjutan dari belajar kunci dasar pada gitar. Walau belajar kunci gantung ini agak susah namun Anda perlu mempelajarinya juga. Karena jika sudah Anda kuasai teknik ini maka akan lebih mudah dalam bermain gitar nantinya.

Untuk mempelajari kunci gantung perlu diketahui posisi jari telunjuk Anda pada fret yaitu dengan menekan semua senar sehingga diperlukan kekuatan pada jari-jarinya.

Menguasai Cara Membaca Tab Gitar

Pada dasarnya tab gitar merupakan sistem notasi musik, terdiri dari 6 garis yang mewakili setiap senar pada gitar tersebut. Dengan adanya tab gitar ini berguna untuk memberi petunjuk memetik gitar di senar apa dan fret ke berapa dan teknik yang digunakan saat memetiknya.

Bagi pemula mungkin belum mengerti cara tersebut, karena biasanya tab gitar dipakai oleh gitaris-gitaris yang sudah mahir. Namun tidak masalah jika kita ingin mempelajarinya sejak dini.

Nah, Gimana penjelasan tentang gitas di atas? Jadi, sekarang kamu mengertikan tentang apa itu gitar dan sejarahnya. Oh iya jangan lupa juga untuk mengikuti tips yang saya sampaikan diatas. Siapa tahu kamu bisa mahir bermain gitar. Selamat membaca dan semoga artikel di atas bermanfaat ya.

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
Previous «
Next »