September 18, 2017
  • Homepage
  • >
  • technology
  • >
  • Mau Tampil Keren Menggunakan Jam Tangan? Yuk, Pahami Arloji Ini Lebih Dalam

Mau Tampil Keren Menggunakan Jam Tangan? Yuk, Pahami Arloji Ini Lebih Dalam

  • by Opa Maria
  • 8 Months ago
  • Comments Off

Kamu pasti sering menggunakan jam tangan untuk melihat waktu yang tepat dan bahkan untuk menambah kepercayaan diri. Namun, tahukah kamu sejarah terciptanya jam tangan? Jenis-jenisnya? Manfaatnya? Nah, pada kesempatan kali ini saya akan memberitahukan semuanya disini. Langsung saja lihat dibawah ini.

Pengertian

Jam tangan atau Arloji adalah penunjuk waktu yang dipakai di pergelangan tangan manusia. Jam tangan pertama kali diperkenalkan pada abad ke-16. Pada saat itu semua jam tangan dan alat penunjuk waktu lainnya menggunakan mesin penggerak mekanik manual (hand-winding).

Jam tangan tertua yang diketahui adalah jam tangan milik Ratu Inggris Elizabeth I yang dibuat oleh Robert Dudley pada tahun 1571. Dari abad 16 hingga awal abad 20, jam tangan hanya digunakan oleh wanita, sedangkan pria menggunakan jam saku.

Dominasi jam tangan bermesin mekanik selama berabad-abad dengan segala keindahan, kerumitan, dan kemewahannya, akhirnya sedikit terganggu dengan hadirnya jam tangan bermesin elektrik yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1957 di Lancaster, Pennsylvania, Amerika Serikat oleh Hamilton Watch Company. Penelitian arloji elektrik tersebut sebenarnya telah dimulai sejak tahun 1946.

Eksistensi jam tangan elektrik ternyata tidak bertahan lama, hingga Seiko dari Jepang memperkenalkan jam tangan bermesin penggerak quartz (baterai) pertama di dunia, Seiko Astron 35SQ pada tahun 1969. Kelahiran jam tangan quartz ini diakui oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) untuk masuk kedalam daftar tonggak sejarah perkembangan ilmu teknik elektro dunia.

Jam tangan jenis ini jugalah yang kemudian benar-benar merusak hegemoni industri jam tangan mekanik Swiss. Jam tangan quartz mendominasi pasar, digunakan oleh merk-merk lain dan menjadi awal perubahan industri jam secara global. Jam tangan yang awalnya diproduksi dengan jumlah yang terbatas dan eksklusif, berubah menjadi produksi massal dengan harga jual yang lebih terjangkau.

Sejarah

Jam tangan merupakan suatu perkembangan dari jam saku yang sudah ada terlebih dahulu. Konsep jam tangan sendiri sudah ada sejak abad ke-16 berupa “jam lengan” pemberian Robert Dudley kepada Ratu Elizabeth I dari Inggris. Namun, kebanyakan menganggap bahwa pencipta jam tangan pertama ialah Abraham-Louis Breguet untuk Caroline Murat, saudari Napoleon dan ratu Napoli.

Pada awalnya jam tangan dikenakan oleh para wanita saja seperti gelang, namun kemudian mulai bermunculan jam tangan untuk pria menggantikan jam saku mengingat kepraktisannya untuk aktivitas misal pada tentara dan pilot.

Jam tangan yang sebelumnya merupakan jam saku dengan gelang atau strap kulit perlahan-lahan juga berubah. Semenjak Perang Dunia I, dengan perlunya jam tangan di medan perang untuk mengkoordinasikan taktik dan strategi, serta banyak pria yang terjun menjadi tentara, popularitas jam tangan di kalangan pria pun semakin naik. Mulai tahun 1923, John Harwood menciptakan jam tangan dengan automatic winding pertama, yang memudahkan pemakai sehingga tidak perlu melakukan winding pada jam secara manual terus-menerus.

Pada 1957, jam elektrik pertama diproduksi dan diperkenalkan pertama kali di dunia oleh Hamilton Watch Company, sebuah produsen jam asal Lancaster, Pennsylvania, AS (sekarang sudah di bawah Swatch Group). Namun saat itu akurasi jam masih bergantung pada balance wheel/kumparan penyeimbang yang mekanismenya masih tradisional layaknya jam mekanikal umumnya, sehingga akurasinya tidak jauh berbeda dengan jam-jam yang beredar saat itu.

Namun demikian, jam elektrik ini disambut meriah oleh masyarakat luas karena tidak lagi harus memutar jam (pada jam kuno, untuk mengoperasikannya diperlukan kunci putar untuk memutar jam agar tetap beroperasi). Jam akan berhenti beroperasi saat permukaan penghantar elektriknya (coil) berkarat. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi Hamilton hingga mekanisme jam diperbarui tahun 1961.

Di sisi lain, Bulova mengembangkan teknologi jam yang menggunakan mekanisme getaran tuning fork/garpu tala (plat berbentuk “U”) untuk menjaga akurasi jam. Hal ini menggiring Bulova pada kesuksesan produknya; Accutron, yang pertama kali diperkenalkan dan di jual si tahun 1960 dan memiliki akurasi yang lebih baik.

Hal ini berkaitan juga dengan proyek Bulova bersama dengan NASA untuk penunjuk waktu di dalam kendaraan antariksa pada peluncuran Mercury serta Apollo yang mendaratkan manusia pertama di bulan. Accutron juga menyelesaikan masalah penghantar elektrik dengan diperkenalkannya transistor yang membuat jam bisa beroperasi lebih lama.

Hal ini tentunya menarik perhatian para produsen jam di Swiss. Bahkan, mereka merasa terancam dapat digeser oleh Bulova sebagai produsen alat penentu waktu yang paling akurat. Para produsen jam tersebut berinisiatif membiayai sebuah penelitian di sebuah laboratorium bernama Center Electronique Horloger (CEH), sekarang Centre Suisse d’Electronique et Microtechnique (CESM).

Penelitian ini berfokus untuk menciptakan jam tangan dengan quartz sebagai pengatur akurasi jam. Sebelumnya kristal quartz sudah dipakai pada jam berukuran besar namun belum pada jam tangan. Pada 1967, CEH akhirnya menciptakan prototipe jam tangan quartz yang pertama, namun kemudian Seiko-lah yang memunculkan Quartz-Astron sebagai jam tangan quartz pertama yang dijual secara komersial.

Biar lebih mudah, silahkan lihat dibawah ini:

  • Tahun 1500-an (german), Peter henlein membuat arloji saku pertama kali.
  • Tahun 1485, Leonardo d Vinci membuat sketsa penggerak jam
  • Awal Tahun 1600-an, Arloji makin digemari, modelnya dibentuk seperti hewan atau objek lain. Tema-tema religi adalah tema yang paling populer.
  • Tahun 1635, penggerak arloji diadaptasi dari jam ke arloji
  • Tahun 1659 – 1675, Christian Huygens menemukan “Remontoire”
  • Tahun 1687, Daniel Quare mematenkan mekanisme pengeluangan yang menggunakan bel untuk setiap 1/4 jam dan 1 jam.
  • Tahun 1750, pembuat arloji mulai menggunakan lapisan pada permukaan arloji
  • Tahun 1775, Abraham Lous Breguet membangun Toko pembuat jam di Paris – Prancis
  • Tahun 1791, J.F. Bautte membangung perusahaan arloji yang nantinya menjadi cikal bakal Girard-Perragaux
  • Tahun 1807, Thomas Young menemukan perekam chronograph
  • Tahun 1809, Luther Goddard of Shrewsbury, Massachusetts merupakan manufaktur arloji pertama di Amerika
  • Tahun 1820, Thomas Prest mematenkan arloji penggerak otomatiknya
  • Tahun 1833, Antoine LeCoultre memulai bisnis pembuatan arlojinya yang nantinya berkembang menjadi Jaeger-LeCoultre
  • Tahun 1837, Toko Tiffany untuk pertamakalinya dibuka
  • Tahun 1843, Adrien Philippe mengembangkan arloji dengan penggerak dan pengatur melalui “crown”
  • Tahun 1844, Fungsi Mulai, Berhenti dan reset Chronograph ditemukan oleh Adolph Nicole
  • Tahun 1844, Antoine LeCoultre menemukan millionometre
  • Tahun 1848, Louis Brandt membuka bengkel arlojinya di La Chaux-de-Fonds yang nantinya berkembang menjadi perusahaan arloji Omega
  • Tahun 1853, Tissot membuat arloji dua zona waktu yang pertama
  • Tahun 1858, Minerva didirikan.
  • Tahun 1860, Heuer didirikan.
  • Tahun 1865, Zenith didirikan
  • Tahun 1881, Movado didirikan
  • Tahun 1884, Grenwich, Ingris dinyatakan sebagai titik nol meridian dan digunakan sebagai basis zona waktu dunia
  • Tahun 1886, Geneva Seal dikembangkan
  • Tahun 1894, Universal Geneve dikembangkan
  • Tahun 1905, Hans Wilsdorf memulai perusahaan arloji Rolex
  • Tahun 1914, Eterna memperkenalkan arloji pertama dengan alarm
  • Tahun 1918, Jepang: Perusahaan arloji Shakosha dibuka yang nantinya berkembang menjadi Citizen di tahun 1931
  • Tahun 1923, John Harwood adalah yang pertama kali memproduksi massal arloji penggerak otomatik
  • Tahun 1924, Tokyo: Merek Seiko di perkenalkan oleh Kinttaro Hattori
  • Tahun 1926, Rolex memperkenalkan casing tahan air untuk pertama kalinya yang dikenal dengan “Oyster”
  • Tahun 1929, Arloji pertama yang anti magnet dibuat oleh Tissot
  • Tahun 1933, Ingersoll memperkenalkan arloji mickey mouse
  • Tahun 1956, Rolex memperkenalkan arloji pertama yang menampilkan hari dan tanggal
  • Tahun 1957, Hamilton memperkenalkan arloji pertama yang menggunakan tenaga batterai
  • Tahun 1962, Rado memperkenalkan arloji pertama yang tahan gores dan dikenal dengan “Diastar 1″
  • Tahun 1962, ETA Swis mengembangkan arloji modern bertanaga batterai
  • Tahun 1970, Hamilton mengeluarkan “Pulsar”, arloji digital elektronik yang pertama.
  • Tahun 1972, Longines dan Seiko memperkenalkan LCD (Liquid Crystal Display)
  • Tahun 1980, Hublot didirikan
  • Tahun 1983, SMH Swiss memperkenalkan merek Swatch
  • Tahun 1985, Swiss Heuer Company merger dengan TAG dan berganti nama menjadi TAG Heuer
  • Tahun 1986, Audemars Piguet memperkenalkan pertama kali penggerak tourbillon
  • Tahun 1991, Franck Muller didirikan
  • Tahun 1999, Casio berinovasi dengan arloji dengan GPS.

Jam Tangan Kedap Air

Arloji kedap air atau jam tangan kedap air memiliki satuan meter, atmospheres (atm), feet (ft), atau bar. 1 ATM = 10 meters, 1 meter = 3.28 feet.

ATM adalah singkatan dari Atmospheres. Satu ATM sama dengan 10 meter. Bila pada jam tangan terdapat keterangan tahan air 3 ATM ( 30 meter ), artinya jam tangan itu mampu bekerja untuk kegiatan seperti mencuci tangan. Jam juga tahan terhadap empasan air dalam keadaan hujan yang tidak deras. Namun, jam tangan tersebut tidak dapat di pakai untuk mandi atau berenang.

Jam tangan dengan ketahanan air yang lebih kuat memiliki keterangan tahan air hingga 5 ATM ( 50 Meter ). Angka itu menunjukan jam tangan mampu bekerja dalam deraan hujan deras atau dapat di gunakan saat mandi. Sementara bila sebuah jam tangan terdapat keterangan tahan air sampai 12 ATM ( 120 Meter ), penunjuk waktu itu bias di pakai saat berenang, berselancar, selam permukaan (senorkeling), dan freediving.

Adapun jam tangan dengan ketahanan terhadap air sampai 30 ATM ( 300 Meter ) mampu tetap bekerja dalam kondisi ekstrem, misalnya penyelaman laut dalam. Jam tangan jenis ini di buat secara khusus dan di pakai oleh penyelam professional.

Jadi bagi anda supaya memahami istilah yang ada di jam tangan tersebut agar pemakaian jam tangan tidak mudah rusak karna kelalaian si pemakainya, serta anda baca juga trik merwat jam tangan kesayangan anda, semoga artikel ini membantu anda untuk memilih serta memiliki jam tangan yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Klasifikasi ketahanan air jam tangan ditentukan oleh masing-masing produsen jam. Karena tidak ada badan pemeriksa resmi yang menyatakan standar tahan air tiap arloji yang di produksi, secara garis besar klasifikasinya dibagi seperti dibawah:

  • Water Resistant 3 Bar/3 ATM/30 m atau hanya tertulis Water Resistant saja
    Tahan air untuk kegiatan sehari-hari, hujan, percikan air. Tidak cocok digunakan pada saat berenang atau terkena air bertekanan, misalnya terkena semprotan air dari selang
  • Water Resistant 5 Bar/5 ATM/50 m
    Dapat digunakan untuk berenang di kolam renang atau di perairan dangkal dan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan air, misalnya memancing. Tidak cocok digunakan untuk snorkeling dan terkena air bertekanan tinggi
  • Water resistant 10 Bar/10 ATM/100 m
    Dapat digunakan untuk berenang, snorkeling dan pada kegiatan olahraga air yang bersifat rekreasi. Kurang cocok digunakan pada kondisi terpapar air bertekanan ekstra tinggi, misalnya pada olahraga Jet Ski professional
  • Water Resistant 20 Bar/20 ATM/200 m
    Dapat digunakan pada segala macam aktifitas kelautan profesional dan skin diving (menyelam cukup dalam namun tidak menggunakan tabung).

Ketika berada di dalam air, jangan mengoperasikan tombol atau putaran jam. Karena tombol/putaran dapat membuat celah yang mengakibatkan air masuk ke dalam case arloji. Khususnya untuk jam tangan yang sudah lama dipakai. Sebelum dibawa masuk ke air, sebaiknya periksa dulu posisi tombol dan putaran apakah sudah pada posisinya (tidak terbuka/tertarik).

Hal ini berlaku untuk semua jenis jam tangan Water Resistant, kecuali pada buku manualnya ada keterangan aman digunakan di dalam air (misalnya pada jenis Diver’s Watch/jam untuk menyelam). Jam tangan yang didesain secara khusus untuk menyelam menggunakan tabung, pada backcase nya akan tertulis Diver’s Watch atau Dive Watch. Untuk klasifikasinya sebagai berikut:

  • Diver’s 100m-15 m
    Dapat digunakan untuk Scuba Diving (menyelam dengan tabung). Jam yang bertuliskan Diver’s 100 m atau 150 m biasanya adalah arloji yang keluaran lama.
  • Diver’s 200m-300m
    Dapat digunakan untuk Scuba Diving, memiliki proteksi yang lebih baik dibanding Diver’s 150 m. Tidak cocok digunakan untuk Saturation Diving.
  • Diver’s lebih dari 300m
    Dapat digunakan untuk Saturation Diving (penyelaman dalam yang menggunakan tabung dengan campuran gas helium).

Jenis Jam Tangan

Jam Tangan Chronograph

 

Jam tangan jenis ini merupakan perpaduan antara penunjuk waktu dan stopwatch. Pada umumnya jam tangan chronograph memiliki tiga tombol di bagian samping kanan. Tombol paling atas digunakan untuk mengukur detik yang dapat mengukur kecepatan sampai 1/100 detik.

Tombol tengah berfungsi untuk menyetel jam dan menit, sama seperti fungsi pada jam tangan biasa. Sedangkan tombol paling bawah berfungsi untuk menghentikan detik yang dinyalakan oleh tombol atas dan mengembalikannya ke posisi semula, yaitu di angka 12.

Jam Tangan Otomatis

Jam tangan ini juga dikenal dengan nama self-winding watch, yaitu jam tangan mekanik yang tidak memerlukan baterai untuk sumber tenaga penggerak jam tersebut. Saat jam tersebut dikenakan, setiap gerakan si pemakai akan menggerakkan sebuah komponen bernama rotor (bentuknya seperti piringan) yang selalu berputar pada sumbu aksis.

Kemudian rotor tersebut akan menghasilkan tenaga yang kemudian disalurkan pada per untuk menyimpan tenaga, sehingga jam tangan tersebut akan selalu bekerja selama masih dikenakan. Apabila jam tangan otomatis dilepas, jam ini masih tetap hidup sampai tenaga yang disimpan pada per tadi habis.

Jam Tangan Analog

ebut dengan jam tangan standart, dimana jam tangan ini memiliki 3 jarum penunjuk, yaitu jarum panjang untuk menunjukkan menit, jarum pendek untuk menunjukkan jam, dan jarum tipis untuk menunjukkan detik. Namun saat ini jam analog sudah dilengkapi dengan fitur lain, seperti adanya tampilan tanggal dan bulan.

Jam Tangan Digital

Jam tangan jenis digital adalah jam tangan yang menunjukkan waktu dengan angka digital yang menggunakan sistem LCD (Liquid Crystal Display). Biasanya jam tangan ini menawarkan fitur seperti date/tanggal serta stopwatch dll.

Jam Tangan Analog-Digital

Jam tangan ini merupakan kombinasi atau gabungan jam tangan analog dan digital.

Jam Tangan Tahan Air

Jam tangan ini memiliki ketahananan tertentu di dalam air. Tentunya setiap jam tangan water resistant memiliki batas ketahanan terhadap air yang berbeda-beda. Anda bisa melihatnya pada buku pedoman atau biasanya juga tertulis pada dinding sebelah dalam dari jam tangan tersebut. Mayoritas semua jam tangan original memiliki ketahanan air yang cukup untuk anda berenang dan menyelam tanpa rasa khawatir.

Jam Tangan Quartz

Diambil dari nama penemu atau pembuat jam tangan ini maka mekanisme quartz, yaitu sejenis kristal quartz yang berfungsi sebagai sumber energi jam tersebut. Keunggulan jam tangan quartz adalah dapat menunjuk waktu dengan akurat dan harga yang ditawarkan sangat terjangkau.

Jam Tangan Sport

Jam tangan sport biasanya dirancang untuk keperluan berbeda-beda. Misalnya jenis diver yang dirancang khusus untuk digunakan oleh penyelam. Contoh jam tangan diver adalah jenis suunto original. Untuk tipe yang lebih murah anda bisa beralih ke digitect, d-ziner, battalion ataupun fortuner yang original dan sudah terbukti ketahanannya. Jam tangan jenis ini biasanya wajib dimiliki para anggota militer atau untuk pilot yang memiliki penunjuk waktu untuk banyak negara.

Jam Tangan Luxury

Merupakan Jam Tangan eksklusif yang dibuat dengan material berkualitas tinggi seperti emas, platinum, berlian, dan batu berharga lainnya. Untuk mengimbangi tampilan luar, biasanya jam tangan ini juga menggunakan mesin yang rumit dengan ratusan sparepart kecil (contohnya: mesin tourbillon) agar dapat memuaskan konsumennya yang merupakan golongan menengah ke atas.

Jam Tangan Skeleton

Jenis jam tangan skeleton cenderung menonjolkan sisi transparan pada jam, jenis jam ini memilikik ciri mesin jam yang nampak dari luar, jenis jam ini juga rata-rata adalah jenis jam yang tidak menggunakan baterai (Automatic Wacth).

Jam Tangan Smile Solar

Jenis jam ini adalah jam tangan yang memiliki sumber daya dari matahari, jadi dapat dikatakan untuk mengisi jam tangan ini adalah seperti metode mengisi solar cell. Sederhananya kita cukup memakainya siang hari dan langsung mendapat sinar matahari makan jam ini akan mengisi danyanya. Jangan khawatir karena daya jam tangan ini lebih dari cukup untuk dipakai sepanjang hari.

Manfaat Menggunakan Jam Tangan

1. Sebagai Penunjuk Waktu

Meskipun sekarang sudah ada gadget untuk menunjukkan waktu, peran jam tangan sebagai penunjuk waktu paling efisien tidak dapat di geserkan. Kita dapat lebih cepat mengecek waktu dengan jam tangan tanpa harus mengeluarkan gadget dari dalam saku terlebih dahulu.

2. Sebagai Bagian Dari Gaya

Sekarang penilaian terhadap orang lain biasanya pertama di lihat dari penampilan dan kerapian orang tersebut. Dengan menggunakan jam tangan, seseorang akan tampak lebih rapi, lebih elegant di mata orang lain. Seseorang yang menggunakan jam tangan akan terlihat memiliki kesibukan tersendiri.

3. Status Sosial Lebih Tinggi

Dengan menggunakan jam tangan original, jam tangan branded, atau jam tangan mahal seseorang akan terlihat lebih tinggi derajatnya di antara orang lain.

4. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Tampil dengan kerapian dan jam tangan original membuat anda tampil lebih percaya diri dan bersemangat di aktivitas sehari-hari.

5. Mengatur Waktu Lebih Teratur

Dengan menggunakan jam tangan, anda akan lebih teratur mengecek waktu sehingga lebih mudah dan terbiasa dalam mengatur waktu untuk aktivitas sehari-hari.

Nah, itulah pengertian, sejarah, jenis-jenis dan manfaat dari jam tangan atau arloji. Gimana? Apakah kamu nggak mau menggunakan jam tangan setelah membaca artikel diatas? Semoga artikel diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan ya. Selamat membaca.

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
Previous «
Next »